Terima Kasih Indonesia Business Links (IBL)

Tahun lalu sekitar bulan maret 2016, seseorang dengan ramah menghubungiku dari IBL (Indonesia Business Links). Dia adalah Kakak cantik, Kak Mini namanya. Akhirnya kami janjian ketemu di sekolah. Kak Mini datang bersama Kak Adit. Kami ngobrol banyak, dan hebatnya Kak Mini tau tentang kami dari internet (the power of internet). Intinya IBL ingin memberikan pelatihan soft skill untuk para siswa. Kami menyambut baik. Mereka juga melihat kegiatan kami di sekolah.

IBL Indonesia Business Links (IBL) is a not-for-profit foundation and it was established in the wake of the Indonesian economic crisis. A major aim of the organization is to contribute towards the creation of sound and ethical business practices in the country.

Ini foto pertama kami :

17

Setelah ini Kak mini datang lagi untuk melakukan pendataan siswa dan kemudian dilaksanakanlah pelatihan soft skill selama 10 hari. Alhamdulillah siswa kami sangat senang karena mendapatkan sesuatu yang baru dan sangat bermanfaat untuk mereka. Mereka belajar tentang komunikasi, percaya diri, kerjasama dll. Terima kasih IBL.

16

15

Setelah pelatihan soft skill berlangsung, bagai mendapat durian runtuh, Kak Mini kembali menghubungi dan menawarkan untuk diselenggarakan pelatihan menjahit. Kebetulan banget kami ingin membuat usaha tas handmade tapi kami tidak tau bagaimana. Akhirnya di fasilitasi oleh IBL dengan support dari Citibank. Saya pun menghubungi Mb Rika dan dia pun menyambut baik. Pelatihan berjalan selama 5 atau 6 hari gitu ya. Lupa hehe. Alhamdulillah, sehari bisa belajar satu tas. Anak-anak pun sangat antusias. Selama kegiatan datang juga Mb Wiwip, Mb Tari untuk memantau. Selain jahit, kami pun melaksanakan pelatihan sablon.

Kegiatan Menjahit

Kegiatan Menjahit

13241306_10153855515553743_217085951173121557_n

Alhamdulillah setelah pelatihan jahit dan sablon, kami sudah bisa menerima pesanan tas, sablon dll. Sampai saat ini dan jahitannya juga semakin rapi. Setelah pelatihan, kami berkesempatan mengikuti pameran-pameran yang diadakan oleh IBL. Seperti di Hotel Harris, Century dll. Bahkan kami pernah berkesempatan untuk dikunjungi oleh Kepala PPN/Bappenas. Sungguh pengalaman yang luar biasa.

13754491_10154013033253743_2981150941579057732_n

Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro bersama Produk Siswa Wirausaha, sumber foto : Detik

Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro bersama Produk Siswa Wirausaha, sumber foto : Detik

Berikut kesan saya terhadap pelatihan yang di adakan oleh IBL, seperti di kutip dari web nya :

sumber : ibl.or.id

sumber : ibl.or.id

The Skilled Youth program aims to develop and empower the local productive youths in  Bekasi, Cikarang and Karawang.  Through the two-pronged approach of “Skilled Youth Employability” and “Skilled Youth Entrepreneurship”, IBL will provide them with options to increase their capacity in order to improve their chance of employment or to pursue entrepreneurial avenue through provision of business skills. The program targeted youths between the ages of 15 to 29 in  Karawang, Cikarang, and Bekasi.

By the end of the program, 172 youth got job instead of 130 youth targeted. Also,102 youth attended the entrepreneurships Awareness and Preparedness Workshop as well as Entrepreneurship Training. They were also equipped with basic knowledge and skill to design business plan. About 34 youth showing continuous commitment to be young entrepreneurs.

Tidak ada kata yang bisa kami ucapkan selain rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Kama bahagia jika bertemu dengan keluarga besar IBL karena sangat ramah, helpful dan professional. Terima kasih Kak Mini, Kak Adit, Bu Yanti, Bu Wiwip, Mb Tari, Pak Fahmi dan segenap kru IBL. Semoga IBL semakin sukses dan semakin besar kontribusinya untuk anak bangsa.

One comment

Leave a Reply