Program Orang Tua Asuh PKBM Ginus Itaco

Sejak 2012, kami mempunyai program orang tua asuh untuk membantu biaya pendidikan siswa/i PKBM Ginus Itaco. Bapak/Ibu bisa membantu adik-adik di PKBM Ginus Itaco dengan menjadi orang tua asuhnya, dengan cara berkomitmen mambantu biaya pendidikannya sebesar Rp.400.000/bulan minimal selama 1 tahun.

Untuk profile lebih lengkap bisa download ini> Profile dan Proposal Orang Tua Asuh PKBM Ginus Itaco

kilas balik aktifitas kami tahun akademik 2017-2018 disini > KILAS BALIK ITACO 2017 2018

Jika tertarik bisa WA saya di 085711433250, untuk kemudian saya berikan data siswanya. Untuk donasi bisa di transfer ke Rekening Bank Mandiri a/n Yayasan Bakti Peduli Mandiri No Rekening 1670001346260.

Saat ini ada kurang lebih 30 siswa Paket B (Setara SMP) dan Paket C (Setara SMA). Sekilas profile PKBM Ginus Itaco.

SEJARAH PKBM GINUS ITACO

PKBM Ginus Itaco berada di bawah naungan Yayasan Bakti Peduli Mandiri didirikan oleh Saya, Susi Sukaesih yang dilatarbelakangi ketika ada salah satu siswanya yang putus sekolah di SMK tempatnya dulu mengajar karena alasan ekonomi. Siswa tersebut terpaksa putus sekolah selain karena tunggakan banyak, juga harus membantu membiayai ekonomi keluarga. Susi berusaha mencarikan orang tua asuh, namun keluarga menolak padahal siswa tersebut sudah duduk di kelas 3. Hal tersebut menjadi salah satu titik balik dalam hidupnya karena ternyata masih banyak anak yang putus sekolah di Bekasi. Susi memutuskan untuk membuat sekolah gratis untuk anak-anak prasejahtera. Siswa PKBM Ginus Itaco berasal dari keluarga pra sejahtera, dimana orang tuanya bekerja sebagai ART, tukang ojek, supir angkot, buruh serabutan dan pekerja kasar lainnya dan memiliki banyak anak. Bahkan beberapa orang tuanya sudah meninggal.

Terkumpulah 25 anak bulan Mei-Juni 2012. Pada awalnya kami hanya akan membuat lembaga non formal semacam kursus untuk anak tersebut sehingga mereka mempunyai bekal untuk setidaknya bekerja. Namun kami berfikir, mereka belum bisa di arahkan bekerja karena usia dan juga sertifikat kursus tidak terlalu menjamin untuk melamar kerja. Akhirnya kami memantapkan diri untuk membuat SMK jurusan komputer dengan menginduk ke SMK yang sudah mempunyai ijin. Awalnya kami hanya menempati satu ruang kosong di PT. Imperial Education Indonesia. Untuk modal awal, Susi meminjam uang untuk membeli meja, kursi dan 3 unit komputer. Kemudian kami pindah karena masa kontrak habis. Disini kami kami menemui masalah ketika banyak siswa yang tidak bisa berangkat ke sekolah, akhirnya Susi membelikan mesin mug printing sehingga siswa bisa produksi dan menjualnya.

BERUBAH MENJADI PKBM (PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT) GINUS ITACO

Setelah 3 tahun menginduk ke SMK lain, kami memutuskan untuk mempunyai izin operasional sekolah sendiri. Pertimbangan pertama adalah karena siswa kesulitan ketika akan menghadapi ujian nasional karena harus bolak balik ke SMK indukan. Kami memilih jalr nonfomal dengan beberapa pertimbangan, antara lain siswa kami kebanyakan bekerja, sehingga dengan PKBM akan lebih fleksibel waktu belajarnya. Pertimbangan lain pengurusan izin PKBM lebih mudah, murah persyaratannya dibandingkan sekolah formal. Karena saat ini kami masih mengontrak tempat dan sarana prasarana kurang memadai. Selain itu, kurikulum pembelajaran PKBM lebih fleksibel karena kita bisa memasukan beberapa tambahan pelajaran yang bermuatan skill.

PROGRAM STUDI YANG DIAJARKAN

PKBM kami menyelenggarakan dua program yaitu Paket B (setara SMP) dan Paket C (Setara SMA) dengan mengikuti kurikulum dari Dinas Pendidikan Bagian Pendidikan Kesetaraan. Untuk Pakat C (setara SMA) kami mengambil jurusan IPA. Selain pelajaran yang sudah di tentukan Dinas Pendidikan, kami juga memberikan tambahan keterampilan seperti Coding, Ms. Office, Design Grafis, Broadcasting, Menjahit dll. Kami juga menyelenggarakan kelas volunteer dimana para praktisi bisa berbagi dengan berbagai topik seperti wirausaha, IT, public speaking, menulis dll. Hal tersebut membuat para siswa mempunyai wawasan lain yang mungkin bisa bermanfaat untuk masa depannya.

KONDISI SAAT INI

Saat ini (per 1 Oktober 2018) kami menempati dengan menyewa tempat di Jl. Pala Raya No.26 Perumahan Harapan Baru 1 Kel Kota Baru Bekasi Barat dengan biaya sewa 2.5juta/bulan. Keseluruhan operasional sekitar 10juta/bulan. Siswa kami saat ini berjumlah 30 siswa dan target bisa membantu 60 siswa tahun 2018 ini. Di tempat baru ini kami juga meneruskan wirausaha yang sudah kami jalankan sejak awal. Wirausaha yang dijalankan antara lain konveksi pembuatan tas dan souvenir, kursus (calistung, bimbel, komputer, design, bahasa inggris dll), agen laundry, penyewaan buku,  makanan&minuman, jasa event organizer, servis tas dll.

Kami pernah di liput oleh Koran Kompas, DAAI TV, Liputan 6 SCTV. Berikut tayangan di Liputan 6 SCTV

Inisiator

  • Susi Sukaesih
  • WA 085711433250
  • Email : suzieicus2207@gmail.com
  • Instagram : instagram.com/suzie_icus
  • FB : Suzie Icus
  • Blog : suzieicus.com

Leave a Reply