Peluang&Tantangan Koperasi dan UKM dalam Bisnis Ecommerce

UKM saat ini keberadaannya tidak bisa di pandang sebelah mata. Apa pasal? banyak UKM yang terbukti sukses bahkan di tengah kondisi krisis ekonomi. Tapi, banyak juga kisah UKM yang berguguran karena berbagai faktor, salah satunya karena faktor pemasaran. Namun kini pelaku UKM tidak perlu terlalu khawatir karena internet semakin berkembang sehingga memicu munculnya toko online dan marketplace yang menjangkau lebih banyak konsumen. Hal itulah yang di bidik oleh Kementrian KUKM yang menyelenggarakan diskusi yang berjudul ” Peluang&Tantangan Koperasi & UKM dalam Bisnis Ecommerce” yang di laksanakan di Auditorium KUKM pada 8 Februari 2016.

Acara di mulai pukul 09.30 dan pembicara yang dihadirkan adalah : Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Wayan Dipta 2. Pengamat E-Commerce ITB Kun Arief Cahyantoro 3. CFO/Co-Founder Bukalapak, Fajrin Rasyid dan selaku moderator adalah Syarief Hasan Salampessy (Kantor Berita RRI).

kukm1

Pak Wayan memaparkan gambaran UKM di Indonesia. Menurut data, kontribusi UKM terhadap eksport sekitar 16% dan melalui ecommerce diharapkan akan semakin besar. Namun, banyak UKM yg sudah menyadari pentingnya bisnis via online, tapi masih banyak yang terkendala bahasa. Penting banget nih buat UKM yang ingin produknya Go Internasional.

Setelah itu, Fajrin Rasyid memaparkan materinya terkait peranan internet terhadap UKM dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Menurut Fajrin, tantangan pebisnis pemula adalah Modal dan Distribusi dan dengan Internet maka hal itu bisa dihilangkan. Namun, UKM Yang harus diperhatikan oleh pebisnis pemula adalah kontent/produk jualannya. UKM harus mengerti benar produk yang dijualnya. Banyak produk kita ga kalah bersaing, namun PR nya adalah  bagaimana memasarkannya. Untungnya, saat ini pelaku UKM dimudahkan dengan adanya marketplace lebih memudahkan untuk berjualan seperti misalnya Bukalapak.com dan Tokopedia.com. Marketplace juga lebih aman karena ada rekening bersama, sehingga penjual dan pembeli tidak perlu takut bertransaksi. Saat ini, pengguna dari Bukalapak.com ada sekitar 5 juta dan sekitar 650.000 seller yg tersebar di seluruh Indonesia. Banyak banget ya! Bukalapak juga mempunya komunitas dimana sebagai sarana sharing, join aja di komunitas.bukalapak.com. Btw, Bukalapak ini didirikan oleh 3 anak ITB yg ingin memberdayakan UKM untuk menjadi lebih maju. Keren banget visinya ya.

Pemateri terakhir adalah Bapak  Ir. Kun Arief Cahyantoro selaku pengamat ecommerce. Indonesia adalah negara dengan populasi digital terbesar di Asia Tenggara dan pendapatan perkapita Indonesia akan mengalami kenaikan 1-4% tahun 2019. Pak Kun juga menyorot tantangan bisnis ecommerce yaitu : budaya beli, sistem pembayaran, tingkat kepercayaan, dan keamanan data. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan makan siang. Semoga semua pihak bisa berpartisipasi dalam mendorong UKM lebih maju kedepannya. Semoga semua pihak bisa berpartisipasi dalam mendorong UKM lebih maju kedepannya. Untuk mengetahui lebih lanjut program-program dari KUKM, kita bisa like fanpagenya di Humas Kementrian Koperasi dan UKM, IG : humaskementeriankukm dan twitter : @humaskukm

Terima kasih undangannya Kemenkop dan MB Communication/Indoblognet.

Foto bersama

Foto bersama

 

Leave a Reply