Mengenang Permainan Masa Kecil

Siapa yang lahir tahun 1980 an kayak saya cung? 😀

Ketauan deh tuanya 🙂

Masa dimana belum ada gadget, belum ada acara tv macem-macem. Jadi tuh yang ada kegiatannya itu sekolah, terus pulang buat makan, abis itu istirahat sebentar terus lanjut belajar ngaji sama temen-temen. Guru ngajiku itu tegas banget loh, tapi alhamdulillah jadinya cepet bisa. Nah, abis ngaji pulang buat mandi dan makan terus ini nih yang paling ditunggu. Ya, sore hari itu berarti waktunya main! horee…

Banyak banget sih permainan yang saya suka dulu.. beberapa yang masih inget namanya adalah petak umpet, lompat tali, bekel, congklak, monopoli, kasti, BP, engklek, apalagi ya? dan di tahun 2016 ini saya baru tau kalo BP itu singkatan dari Bongkar Pasang haha. Untung aja nih dulu pelajaran sekolah ga berat-berat banget, jadi aja masih banyak waktu buat main. Menurutku main itu selain buat refrshing bareng temen-temen, juga buat olahraga loh (beberapa permainan seperti petak umpet, engklek, karet, kasti), ya soalnya kita kadang harus lari, angkat tubuh.. asyik kan, senengnya dapet, sehatnya dapet.

Ya udah deh, nih beberapa mainan favoritku dulu : 

Lompat Tali : Tali ini tersusun oleh karet gelang yang dirangkai hingga panjang. Aturan permainan ini ada dua orang yang memegang ujung tali. Kemudian jika salah satu pelompat melewati batas yang telah ditetapkan, maka gantian dia yang jaga. Tinggi tali dimulai dari paling rendah yaitu tali diletakan ke tanah, sejajar dengan lutut, pinggang, pusar, dada, bahu, telinga, kepala dan yang paling tinggi itu ujung jari telunjuk diangkat keatas. Permainan ini mengandalkan kekuatan fisik dan kelincahan tubuh.

sumber : nilni.com

sumber : nilni.com

Boy Boyan/Bentengan : Yang perlu dipersiapkan adalah bola kasti atau bola untuk main tenis dan patahan genting yang ditumpuk. Aturannya yang kalah dalam “ hom pim pah” harus jaga di belakang tumpukan tersebut. Sedangkan yang lain bersiap untuk menggelindingkan bola hingga tumpukan tersebut jatuh. Namun bila orang yang menggelindingkan bola tidak bisa mengenai maka giliran dia yang jaga. Setelah tumpukan genting jatuh saatnya untuk lari secepat mungkin. Penjaga akan mengejar mereka yang lari sambil membawa bola untuk dilemparkan ketubuh pelari. Jika terkena maka pelari akan pindah posisi menjadi pengejar.

sumber : pak-boedi.blogspot.com

sumber : pak-boedi.blogspot.com

Engklek : Permainan ini cukup sederhana, yaitu membuat pola petak tertentu pada tanah dan pecahan genting. Aturan mainnya cukup mudah kok cukup melempar pecahan genting lalu berjalan dari petak ke petak dengan engklek, jadi hanya salah satu kaki yang diangkat kemudian melompat-lompat. Setelah sampai kembali di garis start, maka dengan menghadap belakang, kita melempar pecahan gentingnya ke area petak, nah jika masuk kesalah satu kotak, kota itu punya kita. Yang menang yang mempunyai banyak kotak.

sumber: inibudi.com

sumber: inibudi.com

Nah, itu sih beberapa pernainan favorit saya dulu. Kalo kalian apa??:)

Tulisan ini diikutkan dalam Giveaway Permainan Masa Kecil yang diselenggarakan oleh Mama Calvin dan Bunda Salfa” 

mama-calvin-&-bunda-salfa-giveaway

11 comments

Leave a Reply