Kuningan dan Sejuta Kenangan

Kuningan adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Tepatnya di sebelah selatan Kota Cirebon. Tapi Kuningan lebih dari sekedar itu buat saya. Kuningan adalah tempat kelahiran saya. Tempat dimana saya menghabiskan masa kecil dan mengukir sejuta kenangan bersamanya. Saya tinggal di kaki Gunung Kalaban, 10 km dari Kota Kuningan. Bukit sih tepatnya, yang masuk ke dalam gugusan bukit barisan. Wilayah rumah saya masuk ke bagian timur dan termasuk dataran rendah, sedangkan di bagian barat berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Ceremai (3.076 m). Gunung Ceremai adalah gunung tertinggi di Jawa Barat.

Gunung Kalaban

Gunung Kalaban

Desa tempat saya tinggal namanya Desa Galaherang. Dulu masuk ke wilayah Kecamatan Lebakwangi, tapi sekarang katanya masuk ke Kecamatan Maleber. Sedih juga sih kalo liat rumah waktu kecil sekarang, karena rumah saat ini belum ada yang menempati lagi semenjak mama dan nenek juga ikut pindah. Terlalu banyak kenangan dirumah ini. Sampai SD rumah inilah menjadi surgaku bersama orang tua dan adik plus kakek nenek. Lengkap sudah kebahagiaan kami. Meskipun keadaan ekonomi belum terlalu bagus karena pekerjaan ayah masih serabutan, namun kami sangat bahagia. Bermain dan belajar bersama teman, mengaji, bahkan dulu kami teramat semangat meskipun penerangan belum masuk ke desa kami. Petromak, lampu cempor merupakan teman keseharian kami. TV pun masih hitam putih dan menggunakan aki. Film favorite kami adalah ramayana dan si unyil. Selain itu, sering juga aku membantu mama dengan berjualan keliling desa. Hmm, lumayan dapat uang tambahan. Pun hingga meneruskan SMP SMA di Cirebon, rumah ini selalu kurindukan, ketika pulang berat rasanya kembali.

Nah, berikut beberapa hal yang saya suka dari Kuningan :

Banyak tempat wisata sejarah :

Tempat wisata sejarah yang pernah saya kunjungi adalah Gedung Perundingan Linggarjati dan juga Taman Purbakala Cipari. Gedung Perundingan Linggarjati yaitu gedung tempat diadakannya perjanjian Linggarjati antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Belanda yang mempunyai sebuah daya tarik tersendiri. Di sini juga ada wisata alam dimana kita bisa berenang, memancing dan menikmati keindahan alam lainnya. Selain Linggarjati, kita juga bisa belajar sejarah purbakala zaman megalitikum di Taman Purbakala Cipari. Disana kita bisa menemukan peti kubur batu yang di dalamnya terdapat bekal kubur berupa kapak batu, gelang batu, dan gerabah. Serasa kembali ke abad lalu. Oya, selain itu juga ada Kolam Cigugur, Cibulan untuk wisata sejarahnya serta masih banyak lainnya.

Diorama Perjanjian Lingarjati. Sumber: infowisatakoe.blogspot.com

Diorama Perjanjian Lingarjati. Sumber: infowisatakoe.blogspot.com

Peti Kubur Batu, sumber : www.indonesiakaya.com

Peti Kubur Batu, sumber : www.indonesiakaya.com

Banyak makanan favorit disini : 

Ada beberapa makanan khas kota kuda ini yang sudah diingat oleh wisatawan, apalagi kalo bukan tape ketan atau sih orang sana nyebutnya peyeum. Bukan peyeumpuan yak :p. Selain tape ketan, ada juga jeniper (jeruk nipis peras), hucap (kupat tahu), dan favoritku lagi adalah Tahu Kopeci dan Golono. Pokoknya kalo sekali makan, saya bisa menghabiskan 10 buah sendiri :p

Peyeum, sumber : tapeketanwadedenajib.wordpress.com

Peyeum, sumber : tapeketanwadedenajib.wordpress.com

Hucap, sumber: www.kasakisi.com

Hucap, sumber: www.kasakisi.com

Tahu Kopeci, sumber : explorekuningan.blogspot.com

Tahu Kopeci, sumber : explorekuningan.blogspot.com

Nah, bagaimana dengan cerita daerahmu?

Ini Dia Sejarah-sejarah Menarik di Indonesia

 

6 comments

  1. Melly Feyadin says:

    Aku sering tuh dpt oleh2 Tape Ketan 😀
    Oh ya pertama baca judul, aku pikir Kuningan daerah Jakarta yg mau diceritain hihi, Gak taunya Kuningan yg ada di Jabar.

Leave a Reply