CMA 2017, Ajang Pencarian Wirausaha Mikro Terbaik dari Citi Indonesia

Tanggal 9 Mei 2017, saya berkesempatan hadir di acara pengumuman pemenang wirausaha mikro terbaik dalam ajang kompetisi dan penghargaan Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) untuk periode 2016-2017. Saya hadir sebagi blogger dalam ajang bergengsi tersebut dan semoga tahun-tahun mendatang bisa memberanikan diri untuk daftar sebagai peserta. Aamiin

Produk Finalis CMA 2017

Produk Finalis CMA 2017

Acara dimulai dengan makan siang bersama sambil menunggu tamu. Acara di helat di Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan. Acara dihadiri oleh CEO Citi Indonesia, Bapak Batara Sianturi; Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Bapak Budi Mustopo; Country Head Corporate Affairs Citi Indonesia, Elvera N. Makki dan Program Director Agriculture and Financial Services Mercy Corps Indonesia, Andi Ikhwan.

Menurut Bapak Batara Sianturi, ajang CMA menjadi salah satu kontribusi Citi dalam merangkul masyarakat untuk mandiri melalui wirausaha. Beliau menambahkan bahwa semakin banyak masyaarakat yang berani dan siap wirausaha yang di mulai dari skala mikro, maka semakin tinggi peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Citi Microentrepreneurship Award disingkat CMA merupakan ajang penghargaan bagi pengusaha mikro berprestasi Indonesia yang diselenggarakan oleh Citibank. Di Indonesia, program tahunan yang sudah memasuki thn ke-12 ini merupakan bagian dari payung program CSR Citibank bernama #CitiPeka (Citi peduli&berkarya). Program ini sejalan dengan program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah RI dalam mewujudkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SKNI). CMA bertujuan untuk meningkatkan wawasan mengenai pentingnya kewirausahaan dan akses keuangan bagi pengusaha mikro.

Finalis CMA 2017

Finalis CMA 2017

Budi Mustofa menambahkan bahwa rasio wirausaha di Indonesia sudah sekitar 3,10% (menurut data BPS) dan CMA berkontribusi positif menaikkan rasio tersebut. Terbukti dalam ajang ini, menurut Mba Elvera Makki, aplikasi yang masuk sekitar 500 lebih, tersaring 50 finalis dari 17 propinsi dan dilakukan survey lapangan, hingga akhirnya menjadi 20 finalis yang di undang ke Jakarta untuk tahap penjurian akhir dan mengikuti bootcamp. Seleksi dilakukan oleh para juri yang kompeten di bidangnya serta dari berbagai latar belakang antara lain akademisi, sektor keuangan, media, bisnis dan institusi pemerintah terkait. Ditambahkan Andi Ikhwan, finalis tidak hanya bertukar informasi, tapi bisa belajar dari para praktisi. Para pemenang pun, tidak hanya mendapatkan uang tunai, yang lebih penting mereka mendapatkan pelatihan dan mentoring.

Pemenang CMA 2017

Pemenang CMA 2017

Puncak acara, diumumkanlah pemenang penghargaan kepada 9 wirausaha mikro terbaik yang terbagi ke dalam 5 kategori kompetisi dan 3 penghargaan khusus serta 1 penghargaan apresiasi bagi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) terbaik. Penghargaan puncak bagi pengusaha mikro dalam CMA 2017 adalah Microentrepreneur of the Year. Berikut adalah daftar pemenang CMA 2016-2017 :

  • Microentrepreneur of the Year : Rita Indriana
  • Young Microentrepreneur : Endi Putra Roza
  • Best Woman Microentrepreneur : Lia Nilamdewi
  • Green Microentrepreneur : Briane Novianti Syukmita
  • Agriculture Microentrepreneur : Heri Susanto
  • Service Microentrepreneur : Nufus Mutmainah
  • Fishery Microentrepreneur : Aris Hartana
  • Creative Microentrepreneur : Rita Indriana
  • Most Innovative Microfinance Institution : KSPPS Bina Sejahtera Ummat Banda Aceh

Selamat kepada semau pemenang!

cma1

 

3 comments

  1. Ria Bilqis says:

    Selamat untuk para pemenang, tahun depan mba Suzi harus ikut ajang CMA ya. Banyak yang takut memulai usaha karena takut gagal seperti saya. Salut buat yang berani memulai menjadi wirausaha walau tak mudah.

  2. syuhada says:

    Semakin banyak event positif di Indonesia membuat masyarakatnya semakin modern. Semoga kedepannya ada acara positif lain yang menyasar audiens daerah.

Leave a Reply